i see the man who waiting me in the altar
in this moment
i do believe that you are someone that i don't know
and i will knowing you from now until the rest of my life
when i walk through you
i feel scared, i'm alone even my parent stand besides me
until i see your face that smiling at me
there was a trust in your eyes and there is a prayer in your lips
your hand telling me it was OK
i'll keep you forever in my arm
you hold my hand so tight
like i'll gone
for that moment we look at each other and say
"i Love you" and " Thank You" for being the one who will grow old with.
sing :
I wanna make you smile whenever you�re sad
Carry you around when your arthritis is bad
All I wanna do is grow old with you
I�ll get your medicine when your tummy aches
Build you a fire if the furnace breaks
Oh it could be so nice, growing old with you
I�ll miss you
I�ll kiss you
Give you my coat when you are cold
I�ll need you
I�ll feed you
Even let ya hold the remote control
So let me do the dishes in our kitchen sink
Put you to bed if you�ve had too much to drink
I could be the man who grows old with you
I wanna grow old with you
Dan bermimpi saja tidak akan pernah cukup..dan sebuah impian memang seharusnya tidak perlu terlalu banyak dibicarakan... tetapi diperjuangkan.
Tampilkan postingan dengan label about love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about love. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Mei 2012
Tentang C.I.N.T.A
Percaya atau
tidak, anda memerlukan semenit untuk tertarik kepadaseseorang, sejam untuk menyukai seseorang, sehari untuk mencintai
seseorang tetapi mengambil masa seumur hidup untuk melupakan
seseorang yang anda cintai.
Mungkin Tuhan sengaja menemukan kita dengan seseorang yang tidak
sepadan sebelum kita ditemukan dengan orang yang sehati sejiwa.
Justeru, apabila kita bertemu dengan orang yang tepat, kita akan
mengetahui betapa berharganya anugerah itu.
Cinta adalah ketika anda dibuai perasaan, kesabaran dan romantis
dalam suatu hubungan serta mengetahui bahawa anda amat mengambil
berat mengenai si dia.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika bertemu seseorang
yang sangat berarti bagi kita, namun akhirnya kita terpaksa
membiarkan dia pergi. namun, ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain akan
terbuka.
Tetapi kadangkala kita menatap terlalu lama pada pintu yang tertutup
itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang terbuka untuk kita.
Teman yang terbaik adalah individu yang sentiasa berada di sisi,
berasa asyik ketika bersama dan dia tidak pernah mengatakan apa-
apa selain tetap menyokong anda dari belakang.
Memberikan seseorang semua cinta tidak pernah menjamin bahawa mereka
akan mencintai anda.
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai cinta
itu berputik di dalam hatinya. Tetapi jika tidak, pastikan dia
tumbuh dalam hatimu.
Ada hal yang sangat ingin anda dengar tetapi tidak akan pernah anda
dengar daripada seseorang yang anda sukai. Tetapi jangan sampai anda
menjadi tuli walaupun tidak mendengar luapan hatinya.
Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika anda masih ingin
mencuba. Jangan menyerah selama anda berasa masih ada harapan.
Jangan pernah berkata anda tidak mencintainya lagi bahkan tidak
sanggup membiarkan dia pergi.
Cinta datang kepada mereka yang masih mempunyai harapan walaupun
sering dikecewakan. Cinta hadir kepada mereka yang masih
mempercayai, walaupun kerap dikhianati. Cinta juga menghampiri
mereka yang masih ingin mencintai, walaupun berulang kali disakiti
dan kepada mereka yang mempunyai keberanian serta keyakinan untuk
membina kembali kepercayaan. Janganlah mudah berputus asa.
Jangan melihat daripada wajah, itu boleh menipu. Jangan melihat
kekayaan, itu boleh luput. Berharaplah kepada seseorang yang dapat
membuatmu tersenyum kerana sebuah senyuman dapat membuat hari yang
gelap menjadi cerah.
Berharaplah anda bertemu seseorang yang dapat membuat anda
tersenyum. Ada saat dalam kehidupan apabila anda sangat merindukan
seseorang, ingin menemui dan memeluknya.
Berharaplah anda dapat mimpikan si dia, pergilah ke mana saja anda
ingin kunjungi, jadilah sesuai dengan keinginan anda kerana anda
hanya hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa
diinginkan.
Semoga anda memperoleh cukup kebahagiaan, cukup dugaan untuk membuat
anda kuat, cukup penderitaan untuk membuat anda menjadi manusia yang
tabah dan cukup harapan untuk membuat kamu berbahagia.
Selalu letakkan diri pada posisi orang lain. Jika anda berasa itu
menyakitkan, mungkin ia akan menyakitkan orang lain.
Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dalam segala
hal. Mereka melakukan yang terbaik dalam segala hal. Kebahagiaan
bukan bagi mereka yang menangis, mereka yang terluka, mereka yang
mencari, mereka yang mencuba.
Cinta bermula dengan senyuman, tumbuh dengan kemesraan dan berakhir
dengan air mata. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu
yang dilupakan, Anda tidak dapat melangkah dengan baik dalam
kehidupan hingga anda melupakan kegagalan dan rasa sakit hati.
Ketika lahir, anda menangis dan semua orang di sekeliling tersenyum.
Hiduplah dengan hidupmu, justeru ketika anda meninggal dunia, anda
satu-satunya yang tersenyum dan semua orang di sekeliling menangis.
Sumber : http://volcomgirls.multiply.com
Selasa, 22 Mei 2012
Usai, Pulih dan Move on
memaafkan itu sulit apalagi jika terluka terlalu dalam, tapi hidup akan terus berlanjut walau harus tertatih.
Orang itu : Ima, kalo ima dengan Ririn sedekat apa?
Temenku : Emang kenapa gtu? yang pasti, ima n Ririn tuh temen yang lumayan deket. sering curhat. sharing banyak hal
O : ow...jadi ima juga tahu banyak tentang saya dari Ririn. dan Ima juga suka cerita ke Ririn kalo sy sms ima?
T : Ngerasa?! Aduh,maaf ya. jgn GR deh!..Ima ama Ririn mau sharing tentang apa, kamu ga harus tau kan?!
O : Ckckck...bener2. ya sudah. Tadinya nyari temen ngobrol, tapi jawabannya bikin mati kutu. kaaaabuuuuurrr
T : Knp mesti kabur?! cari temen ngobrol, ga gitu kali caranya. Ima ga perlu nanya2 ke Ririn u/ tau ttg kamu. Ima ama Ririn juga ga ngusik urusan masing2. kalo emang mau b'teman. ya b'teman aja. Ga perlu lah nanya2 kaya td.
Apa salahnya jika kamu berteman dengan orang yang dekat denganku??? masalah???!!!
Sms yang di forward dari hape temanku itu membuat otakku terus berputar. menghela nafas dengan berat Seolah mengeluarkan rasa sedih dan lega bersamaan.
kamu tahu, aku telah pulih sejak lama. namun, luka dihatimu masih ada.
kenapa kamu masih terluka? yang kecewa kan aku??? dan membaca pesan singkat yang masuk ke inbox malam tadi membuatku sedih. sekali lagi kamu berhasil membuatku jadi orang jahat. ='(
aku
pikir tidak perlu mengguruimu dengan perhatian-perhatian kecilku,
karena aku tahu kamu juga bisa pulih dengan caramu sendiri.
sudah kubilang, kamu terlalu penakut...
dan kesepian menggerogotimu,
lawan semuanya..aku yakin kamu bisa
sekarang kamu tahu kan rasanya berjuang sendirian???
dan masa kita sudah usai sejak lama
sekarang hanya ada Iba
maaf pernah membuatmu tersesat dalam hidupku
sekarang kamu harus cari jalan pulangmu sendiri...
sekarang kamu harus cari jalan pulangmu sendiri...
dan semoga cepat pulih...
(disudut kamar menunggu senja turun perlahan...)
![]() |
| taken from Eminem album cover |
Selasa, 15 Mei 2012
Left Behind
tidak ada pelangi kala itu ketika kupandang langit yang baru menuntaskan hujan yang dibawanya ke bumi.
"i was left behind" bisikku pada angin berharap suara itu akan terdengar hingga jauh. kekecewaan yang memenuhi rongga dadaku meluap dengan amarah. aku tidak bisa hidup di negeri dongengmu, aku tidak bisa menggapaimu ketika sayap-sayap imajinasimu membawamu pergi sedang aku masih memijak bumi. bulir air mataku menetes hari itu bersamaan dengan hujan yang turun ke bumi.
Tuhan, kenapa kau mengirimkannya untuk ku jika memang akhir cerita kami berbeda. aku menahan kesedihanku, menatapnya lalu bertanya mengapa kau terus terdiam seolah mendukung?. kenapa kau simpan semua itu sejak lama?. mungkin aku yang terlalu bodoh tidak menyadari setiap samar dalam ekpresimu.
hanya karena dunia memberikan warna yang berbeda, semua itu membuatmu menghilang. dalam diammu, dalam rahasiamu, dalam kesedihanmu aku menyadari sesuatu.
kau takut!!!
aku tertegun,
Tuhan, kini aku sadar kenapa kami bertemu?
dia adalah orang yang mengajakku menjejak bumi kala imaji membawaku pergi
dan aku adalah orang yang berusaha mengajaknya terbang dengan imaji
tapi,
kau terlalu takut untuk terbang, sayang...
hingga kau lepaskan tanganku dan kau terbang meninggalkan imaji
dan saat itu aku tidak merasakan kau pergi karena sejak awal ternyata kau tidak pernah ada. hanya partikel yang membentuk rasa akan keberadaanmu disini.
kuharap suatu saat nanti kamu akan berani
berani untuk berdamai dengan dunia walau tidak seperti yang kau kira
berani untuk mencintai dan mencintai hidupmu apapun yang terjadi dengan berani.
suatu hari di sudut coment facebook....
"i was left behind" bisikku pada angin berharap suara itu akan terdengar hingga jauh. kekecewaan yang memenuhi rongga dadaku meluap dengan amarah. aku tidak bisa hidup di negeri dongengmu, aku tidak bisa menggapaimu ketika sayap-sayap imajinasimu membawamu pergi sedang aku masih memijak bumi. bulir air mataku menetes hari itu bersamaan dengan hujan yang turun ke bumi.
Tuhan, kenapa kau mengirimkannya untuk ku jika memang akhir cerita kami berbeda. aku menahan kesedihanku, menatapnya lalu bertanya mengapa kau terus terdiam seolah mendukung?. kenapa kau simpan semua itu sejak lama?. mungkin aku yang terlalu bodoh tidak menyadari setiap samar dalam ekpresimu.
hanya karena dunia memberikan warna yang berbeda, semua itu membuatmu menghilang. dalam diammu, dalam rahasiamu, dalam kesedihanmu aku menyadari sesuatu.
kau takut!!!
aku tertegun,
Tuhan, kini aku sadar kenapa kami bertemu?
dia adalah orang yang mengajakku menjejak bumi kala imaji membawaku pergi
dan aku adalah orang yang berusaha mengajaknya terbang dengan imaji
tapi,
kau terlalu takut untuk terbang, sayang...
hingga kau lepaskan tanganku dan kau terbang meninggalkan imaji
dan saat itu aku tidak merasakan kau pergi karena sejak awal ternyata kau tidak pernah ada. hanya partikel yang membentuk rasa akan keberadaanmu disini.
kuharap suatu saat nanti kamu akan berani
berani untuk berdamai dengan dunia walau tidak seperti yang kau kira
berani untuk mencintai dan mencintai hidupmu apapun yang terjadi dengan berani.
suatu hari di sudut coment facebook....
Minggu, 13 Mei 2012
yang tidak bisa diucapkan oleh ayah
" YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH "
Share
Sunday, February 28, 2010 at 10:26am
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.. Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil...... Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja..... Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.. .. Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut... Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti... Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang". Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu". Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu..... Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia.... Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.... Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis... Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika membagikannya kepada teman-teman yang lain.
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.*
Salam…..
berkenalan dengan mu..adalah suatu keberuntungan, menikah dengan mu adalah suatu anugerah, menghabiskan waktu dengan mu selama masa hidupku adalah suatu kepastian....namun dengan hidup bersamamu,Aq bisa menjadi diriku sendiri...it's more than enough for me.Kau telah Melengkapi Kehidupan dan Diriku...
Share
Sunday, February 28, 2010 at 10:26am
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.. Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil...... Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja..... Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.. .. Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut... Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti... Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang". Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu". Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu..... Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia.... Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.... Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis... Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika membagikannya kepada teman-teman yang lain.
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.*
Salam…..
berkenalan dengan mu..adalah suatu keberuntungan, menikah dengan mu adalah suatu anugerah, menghabiskan waktu dengan mu selama masa hidupku adalah suatu kepastian....namun dengan hidup bersamamu,Aq bisa menjadi diriku sendiri...it's more than enough for me.Kau telah Melengkapi Kehidupan dan Diriku...
Selasa, 10 Januari 2012
irama hujan
tetesan air di jendela kamarku, mulai membuatku mengingat lagi dirinya.senyumnya,suara tawanya dan kata-kata yang pernah diucapkan.
setiap kali kami bertemu pasti hujan turun seolah meminta kami berdansa dalam hujan.
aku mulai menari dibawah rintik hujan yang menyapa bias kenangan dalam ingatanku, hanya sekedar untuk mengingatnya.
wajahku tersapu air dari langit dengan irama syahdu.
kali ini aku berdansa sendiri, kubentangkan tangan menampung tetesan air yang menggelitik tanganku.
hujan melantunkan nada indah dalam bait alam.
namun, kini reda menyisakan jembatan pelangi berwarna
aku berhenti menari, mencoba tersenyum pada pelangi.
aku tahu bahwa mentari tetap memberikan pelangi saat hujan berhenti
tapi aku akan menanti hujan karena dialah yang mengajariku menari.
jika hujan datang kabari aku yaa??
karena aku ingin bilang kalau aku merindukannya.
Langganan:
Postingan (Atom)


